Postingan

Memanen Harapan di SMPN 1 Salak: Saat Pendidikan Bertemu Wangi Kopi Pakpak Bharat

Gambar
Menanam Benih di Tanah Simsim  Menguatkan Partisipasi Semesta demi Pendidikan Bermutu untuk Semua Di SMP Negeri 1 Salak Kabupaten Pakpak Bharat, keseharian sekolah tidak diisi oleh ruang sunyi. Di balik dinding kelas ada aroma khas kopi yang sedang dijemur warga dan deru mesin pengupas buah kopi ( pulper ) milik tetangga sekolah yang setia menemani proses belajar mengajar. Sebagai guru yang mengabdi di tanah ini, saya menyadari satu hal fundamental yaitu sekolah tidak boleh menjadi "menara gading" yang elitis dan berjarak dari masyarakat sekitarnya. Jika Hari Pendidikan Nasional tahun ini menggaungkan tema "Partisipasi Semesta". Bagi kami di Salak, makna konsep tersebut sangat membumi. Partisipasi semesta artinya membuka pintu kelas lebar-lebar, meruntuhkan sekat birokrasi, dan belajar langsung dari para petani kopi yang mengelilingi kehidupan kami. Tantangan Nyata di Daerah Pedalaman Hampir semua orang tua murid di SMP Negeri 1 Salak menggantungkan hidup pada kebun...